Home / Artikel / Hidangan Berbungkus Daun

Hidangan Berbungkus Daun

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: , , , ,

Masakan yang diolah dengan dibungkus daun memang memiliki aroma yang lebih istimewa selain penampilanya lebih unik. Indonesia sangat kaya dengan hidangan berbungkus daun. Tanpa kita sadari nenek kita dulu telah memberikan pembelajaran yang sangat berharga untuk menggunakan bahan yang alami sebagai pembungkus. Daun apa sajakah yang digunakan, cari tahu yuk!

Sahabatdapur.Com – Masalah sampah plastik sekarang menjadi masalah kita bersama. Sampah yang sangat sulit terurai kini harus kita hindari dan kembali menggunakan bahan-bahan yang ramah dengan lingkungan. Mari kita mulai dari keluarga khususnya dari dapur dengan mengurangi sampah berbahan plastik. Salah satunya dengan membuat olahan berbungkus daun.
Daun pisang sudah biasa dijadikan bahan pembungkus dalam setiap masakan ataupun kudapan. Tapi selain daun pisang banyak juga masakan yang dibungkus dengan daun yang lain. Kita intip daun apa saja yang dapat digunakan untuk membungkus masakan.

Terbagi atas dua golongan besar yakni daun yang juga dapat dimakan dan daun yang tak dapat dimakan atau hanya berfungsi sebagai pembungkus saja. Masakan-masakan ini sudah ada sejak dari nenek kita dahulu. Diawali dari daun yang sekaligus dapat dikonsumsi.

Daun Singkong
Daun singkong yang telah di rebus biasanya digunakan untuk membungkus makanan khas bernama buntil. Sajian yang mirip dengan botok atau bumbu urap yang dicampur dengan teri ini terasa semakin nikmat saat dimasak dalam kuah santan.

Daun Talas atau Daun Keladi
Bentuknya yang menyerupai tameng atau perisai ini di Pulau Sumatera digunakan sebagai pembungkus tapai. Daun talas juga dapat menjadi bungkus buntil dan dapat dinikmati bersama isinya. Hati-hati dalam memilih dan mengolahnya agar tidak gatal.

Daun Mengkudu
Daun mengkudu selain bisa diolah dalam berbagai macam sayur juga dapat digunakan sebagai bahan pembungkus. Sajian seperti botok dapat dibungkus daun ini.

Daun Anggur
Orang-orang di Timur Tengah sering menggunakan daun anggur sebagai pembungkus masakan. Dolma atau dolmak adalah salah satu masakan yang dibungkus dengan daun anggur. Sajian berbahan nasi ini diisi dengan daging sapi atau domba.

Daun Pepaya
Walaupun memiliki rasa yang cukup pahit daun papaya sering dinikmati. Tak banyak berbeda dengan daun singkong daun ini juga digunakan untuk membungkus buntil.

Sedangkan daun-daun yang hanya berfungsi sebagai pembungkus dan tidak dapat dikonsumsi terdiri dari:

Daun Pisang
Daun ini paling popular sebagai bahan untuk membungkus makanan. Selain mudah di dapat dan murah, menggunakan daun pisang juga menambah aroma khas dalam masakan yang dibungkus dengan daun ini. Jenis daun pisang batu atau pisang kepok adalah daun pisang yang sering digunakan. Selain lentur dan tidak mudah pecah untuk membungkus daun pisang jenis ini juga memiliki aroma yang lebih sedap.

Daun Kelapa atau Janur
Daun kelapa yang masih muda atau janur sering digunakan untuk membungkus ketupat beras atau ketupat ketan dari Padang. Kue clorot dan kue lepet juga menggunakan daun janur sebagai pembungkusnya.

Daun Jati
Nasi Jamblang khas Kota Cirebon selalu menggunakan daun jati sebagai alas makannya. Aroma daun jati turut memberikan aroma yang khas dalam sajian ini. Dalam masyarakat Jawa nasi golong (sego golong) atau nasi putih berbentuk bulatan juga dibungkus dengan daun jati.

Daun Patat atau Daun Ganyong
Makanan khas Bogor yakni taoge goreng selalu dibungkus dengan daun ini jika ingin dibawa pulang. Sajian lain seperti buras atau lontong juga menggunakan daun yang mirip dengan daun pisang namun berukuran lebih kecil ini.

Daun Lontar
Selain bisa dimanfaatkan menjadi alat musik bernama sasando, di Manado daun lontar yang masih muda juga digunakan untuk membungkus nasi kuning khas daerah ini.

Daun Bambu
Bakcang adalah makanan yang sering menggunakan daun bambu sebagai pembungkusnya. Daun bambu biasanya direbus atau dikukus terlebih dahulu sebelum digunakan.

Daun Hanjuang
Tak banyak berbeda dengan daun bambu, daun hanjuang bagi masyarakat di Jawa Barat sering digunakan sebagai bungkus bacang. Bentuknya mirip dengan daun bambu hanya memiliki warma kemerahan dengan ukuran yang lebih lebar dan lebih panjang.

Daun Teratai
Dalam masakan China daun teratai sering digunakan untuk membungkus masakan. Beberapa masakan yang dibungkus dengan daun teratai adalah nasi goreng bungkus daun teratai, ayam pengemis atau sajian seperti lo mai gai yakni nasi dengan potongan ayam di dalamnya. (RPN/Dari berbagai sumber)

Foto: dok SajianSedap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *