Home / Artikel / Mengenal Lebih Dekat dengan Wijen

Mengenal Lebih Dekat dengan Wijen

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: , , , ,

Dalam dunia kuniner wijen sudah tak asing lagi. Bagi kita masyarakat Indonesia wijen sangat dikenal untuk melapisi kue tradisional seperti onde-onde atau juga dibuat ampyang wijen atau disebut juga dengan geti. Walaupun biji wijen terlihat kecil namun manfaat atau kegunaannya sangat banyak. Biji wijen dihasilkan oleh tanaman berdaun lebar yang memiliki tinggi sekitar 50 sampai 100 sentimeter. Beberapa daerah di Indonesia yang terkenal dengan bididaya wijennya antara lain, di gunung kidul, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Lampung merupakan daerah pengasil biji wijen terbaik.

Dari penelitian arkeologi ternyata biji wijen sudah ada sejak 3500-3015 SM (Sebelum Masehi). Tak disangka wijen merupakan salah satu bumbu tertua di dunia yang sudah tumbuh sejak zaman pra sejarah. Biji wijen yang diambil dari tanaman bernama ilmiah Sesamun indicum ini memiliki minyak nabati yang baik untuk tubuh kita yang kaya akan vitamin E.

Wijen dimanfaatkan menjadi berbagai hal misalnya untuk memasak berbagai hidangan, minyak untuk memijat, perawatan kecantikan, bahan dasar untuk pembuatan makanan dan obat-obatan serta masih banyak lagi. Saat zaman Mesir kuno biji wijen selain digunakan sebagai pelengkap makanan ke dalam roti, minyak wijen juga dimanfaatkan sebagai obat pada gangguan peredaran darah, radang sendi dan sakit syaraf.

Sejak 5000 tahun yang lalu Tiongkok sudah memanfaatkan minyak wijen yang dibakar untuk membuat tinta, minyak wijen pun digunakan untuk menyalakan lampu, menyembuhkan gigi dan memperbaiki kulit yang rusak.

Sementara oleh tentara Romawi kuno mengonsumsi biji wijen yang dicampur dengan madu dapat memberikan kuatan dan energi. Dan oleh kaum wanita Romawi kuno biji wijen yang dicampur dengan madu dapat menambah kecantikan.

Diberbagai Negara terutama di Asia, Timur Tengah dan Mediterania wijen banyak digunakan dalam dunia kuliner. Wijen diduga menjadi tanaman pertama yang dapat menghasilkan minyak nabati yang diperoleh dari ekstraksi bijinya.

Wijen yang kita kenal ada dua warna yaitu wijen putih dan wijen hitam. Yang membedakan dari keduanya adalah kandungan zat gizinya. Biji wijen hitam memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan biji wijen putih sedangkan kandungan kalsium yang dimiliki biji wijen putih lebih banyak dari pada yang hitam. Namun keduanya kaya akan asam lemak, vitamin dan serat makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *