Home / Artikel / Mengenal Jenis Jahe

Mengenal Jenis Jahe

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: , , , , ,

Saat musim hujan seperti sekarang ini memang paling pas menikmati minuman hangat.Minuman dengan tambahan jahe adalah pilihan yang tepat. Selain dapat menghangatkan badan jahe juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan mengenal jenis jahe yang ada di pasaran kita dapat memanfaatkannya dengan maksimal.

Sahabatdapur.com – Jahe berasal dari Asia Tenggara, wilayah yang memiliki masakan dengan ramuan rempah yang khas dan hangat . Jahe telah terkenal selama ribuan tahun di banyak daerah di seluruh dunia. Setelah Negara Cina mengimpor jahe kepada orang-orang Romawi kuno hampir dua ribu tahun yang lalu popularitasnya semakin meningkat hingga menyebar ke negara-negara lain.

Meskipun rempah-rempah ini terbilang sangat mahal, karena faktanya harus diimpor dari Asia, tetapi jahe masih sangat diminati di Eropa. Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan rimpang beraroma khas ini, penjelajah Spanyol memperkenalkan jahe untuk Hindia Barat, Meksiko dan Amerika Selatan, di abad ke-16, wilayah ini mulai mengekspor rempah yang berharga itu ke Eropa. Berikut jenis- jenis jahe yang banyak dipasarkan:

Jahe Kuning
Di negara-negara seperti Brasil, China, Thailand dan Amerika Tengah, memiliki jahe kuning yang banyak dijual di toko-toko kelontong AS.

Jahe Biru
Di Hawaii memiliki jahe biru, dengan rimpang yang besar dan sebuah cincin biru muda di bagian dalam kulitnya.

Jahe Putih
Pedagang Asia dan supermarket Korea serta di Nigeria memiliki jenis jahe putih.

Jahe Muda
Akar bayi jahe atau kita kenal dengan jahe muda. Jenis jahe ini paling ringan rasa dan aromanya. Karena tekturnya yang masih renyah, jenis jahe ini sering digunakan untuk dibuat manisan.
Lain halnya dengan di Indonesia. Di sini kita mengenal tiga jenis jahe yang sering kita gunakan.

Jahe Emprit
Rimpang jahe yang kecil-kecil dengan tekstur daging yang padat dan berserat. Warna dagingnya lebih kuning jika dibandingkan dengan jenis jahe lainnya. Jahe ini paling sering digunakan untuk membuat minuman tradisional. Kenapa dipilih jahe ini karena aroma dan rasa pedasnya sangat kuat.

Jahe Gajah
Jahe ini memiliki rimpang yang cukup besar, tetapi aromanya tidak sekuat jahe emprit. Warnanya putih kecokelatan. Kandunagn airnya cukup banyak. Janis jahe inilah yang sering digunakan untuk membuat kue-kue kering, seperti kue kering jahe.

Jahe Merah
Rimpang jahe ini tidak begitu besar namun memiliki rasa yag cukup pedas. Aromanya khas aroma jahe, yang membedakan dengan jenis jahe lainnya adalah warna kulitnya yang kemerahan. Jenis jahe inilah yang sering diguakan untuk membuat ramuan obat radisional.

Sampai hari ini, produsen komersial atas jahe adalah Jamaika, India, Fiji, Indonesia dan Australia. Nah, Seletah mengenal jenis jahe di atas kini kita bisa menentukan jenis jahe apa yang akan kita gunakan untuk membuat minuman, untuk membuat kue atau untuk membuat ramuan obat tradisional. (RP/berbagai sumber)

Foto : (xinhxinh.vn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *