Home / Artikel / Membuat Telur Asin Sendiri

Membuat Telur Asin Sendiri

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: ,

Masyarakat di Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan telur asin. Telur yang diawetkan dengan cara diasinkan ini biasanya terbuat dari telur bebek. Tapi tidak menutup kemungkinan telur ayam pun dapat juga diasinkan. Coba membuat telur asin sendiri yuk!

Telur asin sering menjadi pilihan lauk saat dalam perjalanan atau saat tak ada waktu untuk memasak. Karena awet, telur asin sering disimpan untuk beberapa waktu. Namun tahukah anda bagaimana cara membuat telur asin? Jika belum cara berikut dapat membantu anda untuk membuat telur asin sendiri.

Ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam membuat telur asin. Mulai dari pemilihan bahan sampai dengan proses pengasinannya sendiri. Yuk, ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

Memilih Telur

Pemilihan telur ini untuk memilah telur yang bagus dan baik untuk dijadikan telur asin. Penggunaan telur bebek atau telur ayam boleh-boleh saja. Yang membedakan dari kedua telur ini adalah rasa gurih yang dihasilkan. Telur bebek memiliki rasa yang lebih gurih jika dibandingkan dengan telur ayam. Warna merah atau kuningnya pun terlihat lebih cantik jika menggunakan telur bebek. Pisahkan telur yang sudah retak karena telur yang retak tidak baik untuk dijadikan telur asin karena bakteri mudah masuk dari sela-sela kulit yang retak dan membuat telur menjadi busuk. Pilih telur dengan volume yang penuh cara ini dapat dilakukan dengan merendam telur ke dalam air. Telur yang tenggelam menandakan telur ini baik untuk dijadikan telur asin, sedangkan telur yang mengambang sebaiknya tidak
digunakan.

Membersihkan Telur

Telur dibersihkan dengan cara dicuci sekaligus memilih telur yang baik kemudian dilap dengan kain atau bila perlu menggunakan ampelas yang halus untuk membuka pori-pori kulit telur dan memudahkan terserapnya garam ke dalamnya. Sisihkan dalam wadah.

Bahan Perendam

Bahan perendam bisa menggunakan abu gosok, batu bata yang ditumbuk halus atau dapat juga menggunakan lumpur atau dapat mengkombinasikan diantaranya. Perbandingan bahan perendam ini untuk 1 sampai 2 kilogram telur menggunakan 500 gram garam dapur atau dapat juga menggunakan garam kasar dengan 1 kilogram abu gosok atau 1 kilogram batu bata halus. Jika menggunakan lumpur gunakan 500 gram garam dan 2 kilogram lumpur. Tambahkan sedikit air agar bahan perendam ini dapat menempel dipermukaan kulit telur.

Perendaman

Balut telur dengan bahan perendam dengan ketebalan 1 cm. Simpan dalam wadah atau bak dan diamkan selama 2 minggu. Cara ini juga dapat dilakukan dengan memasukkan telur yang telah dibalur bahan perendam ke dalam kantong-kantong plastik untuk menghindari bahan perendam terbuka.

Setelah 2 minggu telur sudah dapat diambil dan digunakan sesuai kebutuhan. Telur yang masih terbalut dengan bahan perendam sebaiknya di cuci dibawah air mengalir cara ini lebih cepat dalam proses pembersihannya. Selain biasa dinikmati dengan cara direbus, telur asin yang masih mentah juga dapat diolah menjadi pepes telur asin. Selamat mencoba, semoga bisa menjadi peluang usaha anda. (RPN/Dari berbagai sumber)

Foto: sajiansedap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *