Home / Artikel / Makanan Wajib di Kota Solo (bagian 2)

Makanan Wajib di Kota Solo (bagian 2)

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: , , , , ,

Selain jajanan berupa camilan seperti ampyang kacang, intip, sosis solo atau klepon kota Surakatra yang lebih dikenal dengan nama kota Solo ini masih banyak memiliki hidangan yang layak untuk dicoba. Apa saja makanan wajib di kota Solo ini? Mari kita intip.

Sahabatdapur.com – Kota Yogyakarta memang terkenal dengan sajian nasi gudegnya tetapi kota Solo yang letaknya tak jauh dari kota pelajar ini juga memiliki sajian dengan nama yang sama. Apa yang membedakanya?. Yuk, cicipi makanan wajib yang ada di kota Solo.

Gudeg Ceker
Gudeg asal Solo berbeda dengan gudeg Yogya. Gudeg Solo memiliki rasa yang lebih gurih dan lebih basah. Lain dengan gudeg Yogya yang manis dan kering.

Tengkleng
Tengkleng dalam arti sebenarnya adalah kaki kambing. Tengkleng memang pada awalnya terbuat dari kaki kambing namun sekarang ini banyak dijajakan termasuk dari tulang-tulangnya. Rasanya tak jauh dengan gulai kambing hanya saja rasa pedas dari merica mendominasi sajian ini.

Sate Buntel
Sate buntel biasanya terbuat dari daging kambing atau urat kambing yang dicincang yang telah dibumbui dan dibuntel atau dibungkus dengan lemaknya. Bentuknya bulat oval dan disajikan dengan potongan tomat, irisan ketimun, bawang merah dan taburan merica bubuk serta kecap manis.

Bubur Lemu
Bubur nasi yang terbuat dari beras dan santan ditambah dengans sedikit garam dan daun salam ini biasanya disajikan dengan sambal goreng tahu dan kerecek atau jangek. Kuah opor juga ditambahkan untuk memberikan rasa gurih, Lauk seperti opor ayam, tahu atau tempe bisa menjadi pilihannya.

Pecel Tumpang
Pecel tumpang berbeda dengan pecel yang biasanya kita nikmati walaupun sayurannya sama tetapi bumbu atau kuahnya sangat berbeda. Tempe semangit adalah bahan utama untuk membuat sambel tumpang. Bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, daun jeruk dan kencur merupakan perpaduan yang pas untuk membuat bumbu ini. Setelah semua bumbu dihaluskan lalu dimasak dalam santan dan ditambah dengan krecek arau kerupuk sayur. Bubur tumpang juga sangat terkenal di daerah ini.

Gudangan dan Trancam
Gudangan adalah urapan sedangkan terancam adalah sayuran mentah seperti kacang panjang, taoge, daun kemangi, kol, petai cina, tempe yang semuanya di potong atau diiris halus dan disajikan dengan bumbu urap.

Brambang Asem
Brambang berarti bawang merah, ya brambang asem merupakan sajian yang terbuat dari kangkung atau daun ubi yang direbus kemudian disajikan dengan sambal dari bawang merah yang telah dibakar dan dihaluskan bersama cabai, terasi, garam dan gula merah.

Gempol Pleret

Gempol pleret merupakan minuman khas darikota Solo. Gempol terbuat dari beras menir atau beras yang dutumbuk kasar dan dibentuk menyerupai lensa cembung. Sedangkan pleret terbuat dari tepung beras yang dicairkan dan dikukus tipis-tipis di atas daun pisang. Bahan ini kemudian disajikan dalan kuah santan yang gurih seperti dawet dengan sedikit gula merah.

Sate Kere
Kere berarti miskin. Karena sate ini umumnya menggunakan bahan tempe gembus dan jerohan. Bumbu kacangnya biasanya menggunakan bumbu pecel yang dicairkan. Manikmati sate kere biasanya menggunakan pincuk dari daun pisang yang dilengkapi dengan potongan lontong, irisan bawang merah mentah dan irisan cabai rawit.

Mi Godog
Mi rebus ini biasanya masih di masak di atas anglo. Perapian dari tanah liat berbahan arang ini memang menjadikan masakan lebih harum. Mi kuning basah yang dimasak dengan kaldu ayam kampong dan telur dengan sedikit sayuran paling pas dinikmati dengan acara ketimun.

Mi Toprak
Mi toprak berbeda dengan ketoprak yang biasa kita nikmati di Jakarta. Mi kuning yang dilengkapi dengan kacang tanah goreng, potongan tahu dan tempe yang telah digoreng ini disiram dengan kuah berbumbu soto bening. Taburan daun seledri melengkapi penyajian hodangan yang pas disantap panas ini.

Jenang Grendul
Jenang grendul atau biasa dikenal dengan bubur candil. Sajian manis ini terbuat dari tepung beras yang dimasak dalam santan dan gula merag. Grendul atau candil terbuat dari tepung ketan yang dibentuk-bola-bola sebesar kelereng dan direbus sampai mengapung dan dimasukkan dalam bubur. Menikmati jenang grendul biasanya disiram dengan santan kelapa.

Sajian di atas hanya Sebagaian sajian nikmat yang tak boleh anda lewatkan saat mampir ke kota batik ini. (RPN/Dari berbagai sumber)

Foto: hiburan.dbagus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *