Home / Artikel / Bunga dalam Masakan

Bunga dalam Masakan

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: , , , , , , , , ,

Bunga dapat dimakan? Tentu anda akan mengernyitkan dahi saat mendengarnya. Tapi apanya yang salah. Toh memang ada berbagai bunga jenis tertentu yang masuk dalam masakan. Jika bunga melati dan mawar sering diambil aromanya dalam membuat beberapa jenis kue atau untuk aroma dalam teh, jenis bunga berikut benar-benar dapat dikonsumsi.

Sahabatdapur.Com – Ada berbagai jenis bunga yang sering digunakan dalam sajian sehari-hari kita. Ingin tahu bunga apa saja yang ada dalam masakan. Yuk kita cari tahu jenis bunga apa saja yang dapat dimakan.

Bunga Kecombrang
Bunga kecombrang ini memiliki warna merah dengan aroma yang sangat kuat. Di beberapa daerah bunga ini memiliki nama yang berbeda-beda. Ada yang menyebutnya dengan bunga kecombrang, bunga honje, kantan, kincuang (medan), sambuang (minangkabau), siantan, kecicang (Bali), Sedangkan atau kaalaa (Thailand). Bunga ini sering digunakan sebagai bumbu dan cukup menggunakan beberapa lembar kelompak bunga atau beberapa iris saja maka masakan akan memiliki aroma yang nikmat.

Bunga Pisang
Bunga pisang atau tuntut (Jawa) sering disebut juga dengan jantung pisang karena warna dan bentuknya yang menyerupai jantung. Jantung pisang biasanya dimasak dengan menggunakan santan atau ada juga yang mengolahnya menjadi urap. Tak semua jenis jantung pisang dapat diolah menjadi hidangan. Hanya jenis pisang kapok, pisang batu atau keluthuk dan pisang siamlah yang sering diolah menjadi masakan. Atau anda sering menikmati kimlo atau tekwan yang di dalamnya terdapat bunga sedap malam? Bunga yang sering disajikan dengan cara disimpul itu juga terbuat dari bunga pisang yang dikeringkan.

Bunga Pepaya
Bunga papaya memang memiliki rasa yang pahit. Tapi bagi sebagian masyarakat justru menyukai rasanya. Jenis bunga papaya grandel atau papaya gantung adalah bunga yang bisa dimasak. Bunganya kecil-kecil menggantung dan bergerombol. Di Manado masakan ini sudah menjadi hidangan khas yang tak boleh dilewatkan untuk dicoba.

Bunga Turi
Pada masyarakat Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa timur, bunga turi sudah taka sing lagi. Bunga turi atau kembang turi ini sering tersaji dalam hidangan pecel. Hanya cukup direbus sampai layu kemudian dinikmati dengan bumbu kacang atau sambel pecelnya. Ada dua jenis kembang turi yang dikenal yaitu kembang turi yang berwarna putih dan jarang dijumpai adalah kembang turi dengan warna merah.

Bunga Genjer
Tanaman yang sering tumbuh di persawahan atau tempat-tempat yang banyak alisan airnya ini selain sering dimanfaatkan batang dan daunya, bunganya pun enak untuk dimasak. Tumis bunga genjer inibiasanya dimasak dengan bumbu taoco.

Bunga Bawang
Bentuknya meamg mirip denga daun bawang. Batangnya berwarna hijau memiliki tekstur yang renyah. Hampir sama dengan bunga genjer, bunga bawang ini sering diolah menjadi tumisan.

Bunga Terlang
Bunga yang memiliki warna biru alami ini bisa diolah dalam membuat nasi kerabu oleh masyarakat di Malaysia. Bahkan kini bunga terlang atau kembang teleng atau telang ini mulai banyak dijadikan teh herbal karena kandungannya yang bagus untuk tubuh.

Bunga Labu
Warna bunga labu yang kuning cerah memang tidak memiliki aroma yang menyengat atau kuat saat diolah dalam masakan. Bunga dari labu parang ini justru dapat meningkatkan sera makan. Orang-orang di Meksiko justru sudah menikmatinya sejak berabad-abad lalu.

Bunga Kelapa
Bunga kelapa atau manggar(Jawa) yang masih tertutup dengan pelepahnya oleh masyarakat di Yogyakarta sering diolah menjadi gudeg. Walaupun gudeg biasa dibuat dari nangka muda, tetapi rasa gudeg manggar ini lebih nikmat karena memiliki rasa yang lebih manis. (RPN/Dari berbagai sumber)

Foto: wikiwand.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *