Home / Artikel / Aneka Bubur Nusantara

Aneka Bubur Nusantara

Posted in : Artikel on by : Retno Pancaningrum Tags: , , , ,

Nusantara negeri yang sangat kaya, selain kekayaan alamnya warisan kekayaan kulinernya tak terhitung jumlahnya. Salah satu sajian yang tersebar seantero negeri adalah bubur. Dari ujung barat sampai ujung timur negeri ini memiliki sajian aneka bubur nusantara yang sangat beragam.

Sahabatdapur.com – Selain sebagai menu sarapan pagi yang sehat, bubur sering kali disajikan hangat, terutama bubur bercita rasa gurih. Tetapi kita tak hanya memiliki bubur bercita rasa gurih, aneka bubur nusantara yang manis pun tak kalah nikmatnya untuk disantap saat musim hujan seperti sekarang ini.
Mengisi akhir pekan bersama keluarga dengan menikmati semangkuk bubur hangat buatan sendiri pasti menjadi kegiatan yang menyenangkan. Selain mendapat asupan sehat, kebersamaan dengan keluarga juga tak terabaikan. Yuk, coba salah stu bubur nusantara berikut ini.

Bubur Ase
Untuk Anda yang tinggal di Jakarta, bisa jadi sudah mengenal bubur ini. Kata “ase” berasal dari asinan dan semur. Ya, bubur nasi ini disajikan dengan pelengkap asinan sayur seperti taoge, lobak, kol, wortel, dan sawi asin yang diguyur dengan kuah semur daging, kentang atau tahu. Sajian ini biasanya ditemani dengan sate kikil kambing atau sapi.

Bubur Ayam Sukabumi
Bubur beras yang lembut ini dilengkapi dengan irisan cakwe, kacang kedelai goreng, daun seledri, daun bawang, ayam suwir, dan disiram dengan kuah soto bening berwarna kekuningan. Sate hati atau ampela sering menjadi teman sajian hangat ini.

Bubur Tinotuan
Sering juga disebut dengan bubur menado. Bubur beras yang dimasak dengan berbagai tambahan sayur, umbi-umbian dan jagung manis ini dinikmati dengan sambal dabu-dabu dan ikan asin yang telah digoreng.

Bubur lemu
Di daerah asalnya Solo, bubur lemu ini sering disebut dengan jenang lemu. Bubur beras yang dimasak dengan santan yang gurih disajikan dengan sambal goreng tahu dan krecek atau kerupuk sayur , opor telur atau ayam.

Bubuh Mengguh
Dalam bahasa Bali bubuh berarti bubur. Bubur yang sering tersaji saat acara kelahiran ini dilengkapi dengan ayam sisit atau ayam suwir, kacang kedelai goreng, bawang goreng dan urap sayuran. Kuah ayam yang gurih dan kental turut memberikan rasa yang istimewa.

Papeda
Merupakan bubur yang terbuat dari tepung sagu yang dimasak atau diseduh dengan air panas dengan tambahan sedikit garam. Bubur ini tak hanya terkenal di Papua tetapi Maluku juga memilikinya. Bubur ini disajikan dengan ikan kuah kuning. Ikan yang digunakan biasanya adalah ikan tongkol.

Setelah tersaji berbagai bubur nusantara, kini Anda tinggal pilih saja bubur mana yang Anda inginkan sebagai pengusir hawa dingin. (RP/berbagai sumber)

Foto: infokuliner.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *